Home » Kampung Naga Lestarikan Tradisi Ritual Daur Hidup

Kampung Naga Lestarikan Tradisi Ritual Daur Hidup

by admin
Kampung Naga

SuaraKampus – Jawa Barat salah satu provinsi yang memiliki kekayaan budaya sangat beragam. Kekayaan budaya di Tatar Sunda (Jawa Barat) terpusat pada beberapa wilayah yang menjadi konsentrasi komunitas adat, dari mulai wilayah timur Ciamis, hingga ke Sukabumi. Masing-masing wilayah memiliki kekhasan budaya yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Salahsatu komunitas adatnya adalah Kampung Naga.

Warga Kampung Naga, di Tasikmalaya, Jawa Barat memegang teguh tradisi leluhur (karuhun) yang mereka warisi dari generasi ke generasi. Salah satu yang menarik dari komunitas Kampung Naga adalah ritual daur hidup (life cyrcle) yang mereka laksanakan tanpa dipengaruhi oleh budaya luar.

Penelitian yang dilakukan Abdurrahman Misno Bambang Prawiro menunjukan bahwa ritual daur hidup yang dilaksanakan oleh komunitas adat Kampung Naga meliputi ritual, ibu mengandung, kelahiran anak, khitanan, gusaran, perkawinan, dan selamatan bagi orang yang telah meninggal dunia. Ritual yang dilaksanakan oleh komunitas ini berasal dari kepercayaan lama Sunda dengan dikombinasikan dengan budaya Islam yang masuk belakangan.   

Untuk menyimak hasil penelitian selengkapnya dapat mengunjungi tautan berikut.
Ritual Daur Hidup di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kec. Salawu Kab. Tasikmalaya Jawa Barat

Baca juga

Leave a Comment