Home » Menyalakan Asa Kampus Hijau, SPKLU Pertama Resmi Hadir di Jatinangor

Menyalakan Asa Kampus Hijau, SPKLU Pertama Resmi Hadir di Jatinangor

by admin
SPKLU ini lebih dari sekadar tempat mengisi daya. Ia adalah laboratorium hidup di tengah deru aktivitas kampus Jatinangor

SuaraKampus.ID – Angin segar berembus di pelataran Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Rabu (24/12/2025). Namun, kesegaran hari itu bukan hanya soal cuaca, melainkan sebuah babak baru dalam upaya pelestarian lingkungan di lingkungan akademik. Di sudut lapangan parkir, sebuah instalasi modern berdiri tegak, menandai langkah konkret Unpad dalam memeluk masa depan energi terbarukan.

Hari itu menjadi momen bersejarah. Unpad secara resmi menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertamanya. Kehadiran fasilitas ini bukan sekadar pemenuhan infrastruktur, melainkan simbol komitmen kampus dalam mempercepat transisi energi dan membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih mapan.

Peresmian ini diawali dengan suasana hangat di Ruang Rapat Bersama Livin, Gedung Rektorat. Di sana, sebuah kesepakatan penting ditandatangani. Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, duduk berdampingan dengan Manajer PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah. Tinta yang digoreskan di atas kertas perjanjian kerja sama antara Unpad dan PT PLN (Persero) itu menjadi kunci pembuka bagi hadirnya infrastruktur hijau ini.

“Ini merupakan komitmen kita bersama untuk mempercepat transisi energi dan penguatan ekosistem kendaraan listrik, di mana Universitas Padjadjaran sangat berkomitmen pada hal tersebut,” ujar Prof. Rizky dengan antusias.

Bagi Unpad, SPKLU ini lebih dari sekadar tempat mengisi daya. Ia adalah laboratorium hidup. Di tengah deru aktivitas akademik, stasiun pengisian ini membuka peluang emas bagi para sivitas akademika. Berbagai program studi di Unpad kini memiliki objek nyata untuk penelitian, menggali lebih dalam potensi dan efisiensi energi listrik yang digadang-gadang sebagai energi masa depan.

Ramdani Agustiyansah, yang mewakili PLN, menyambut langkah strategis ini dengan apresiasi tinggi. Baginya, kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti Unpad adalah sinergi vital untuk memperluas jangkauan energi bersih. “Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik ini,” ungkap Ramdani, mewakili harapan PLN UID Jawa Barat dan PLN Sumedang agar inisiatif ini berumur panjang dan terus berkembang.

SPKLU di pelataran rektorat ini hanyalah permulaan. Prof. Rizky menyiratkan bahwa ini adalah benih yang akan terus disemai. Unpad berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas fasilitas ini. Jika angin perubahan ini berembus kondusif, bukan tidak mungkin stasiun-stasiun pengisian daya lainnya akan bermunculan di berbagai titik strategis kampus.

“Jadi ke depan kami berharap ini juga bukan SPKLU terakhir. Kami sangat menyambut baik kalau nanti setelah dievaluasi dan ini cukup kondusif, kita buat lagi di lokasi lain yang ada di Unpad,” harap Prof. Rizky.

Turut disaksikan oleh jajaran pimpinan universitas, peresmian ini menegaskan posisi Unpad yang tak ingin sekadar menjadi menara gading. Dengan menghadirkan teknologi ramah lingkungan tepat di jantung kampus, Unpad sedang mengajarkan satu hal penting kepada warganya: bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari tempat kita memarkir kendaraan.

Baca juga

Leave a Comment